Minggu, 29 Januari 2012

Giveaway Love

Ditulis oleh Dheril di 07:05
Reaksi: 

Derasnya hujan atau kuatnya hembusan angin tidak mampu menyadarkan aku yang telah berjalan terlalu jauh. Di jalan yang kupilih dengan alam bawah sadarku untuk kuhabiskan, untuk kutemukan ujungnya berakhir. Pilihan yang membuatku menyerahkan begitu saja sebuah rasa yang luar biasa menyiksa dan menyenangkan di waktu yang bersamaan. Pilihan untuk menyerahkan cintaku begitu saja tanpa syarat padamu. Yang hanya berterimakasih dan berlalu pergi. Di tengah jalan meninggalkan aku dengan sepotong rindu, seikat janji, sekotak penuh dengan perasaan sayangku kau bawa pergi. Tak kusadari jika ku masukkan semua tawa yang kumiliki di kotak yang kau bawa hingga di perjalanan Giveaway Love ini aku tak bisa tertawa, menangis, karena semua perasaan itu kau bawa pergi setelah kuberikan begitu saja.

Dear kamu yang menjauh dan semakin tak terjangkau...
Kulihat kau begitu bahagia di sana, mulai melupakan seorang bodoh yang masih saja menunggu-nunggu kabar darimu meski dia tahu itu takkan mungkin.

Aku memberikan cinta itu memang tanpa syarat...giveaway, that's it. Lalu siapakan yang harus kusalahkan saat hatiku meminta balasan? Siapakah yang bertanggung jawab atas munculnya harapan bahwa kau akan membalasnya dengan rasa yang sama? Siapa? Aku bertanya padamu. Siapa? Kamu yang salah? Cinta ini yang salah? Atau AKU yang telah memberikannya begitu saja? Aku tidak akan menyesalinya jika saat itu kau bilang, "Kau adalah pemberian terindah yang seolah turun tiba-tiba dari langit, namun bolehkah aku kembalikan pemberianmu?" Namun nyatanya, meski kau kembalikan cinta itu sekalipun, aku mungkin akan masih terjerat di perasaan yang bertepuk sebelah tangan...tidak, bahkan tidak bertepuk sama sekali.


Kediri, 29 Januari yang masih tersisa adalah sebuah harapan yang berubah jadi mimpi tak berarti.

0 komentar:

 

when all feelings and words mate imajination Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei