Terkadang aku seperti terbakar
Ada api yang menjalar seperti sulur tanaman, lalu menyelinap masuk dan tiba-tiba aku temukan seongok abu di sudut hatiku sebagai rindu yang tak terobati.
Terkadang aku seperti membeku
Bongkahan es dari kutub seolah menghantam ulu hati dan mengoyaknya. Lalu aku kedinginan dan menggigil hingga menyebut namamu ratusan kali. Inikah rasanya rindu yang ditemani kesepian? Menyakitkan sekali.
Aku bahkan merasa seperti turun bebas ke dasar jurang.
Gelap dan kosong. Aku sahutkan namamu yang pada akhirnya pun tidak pernah terdengar jawaban darimu. Aku benar-benar tahu apa itu artinya hampa. Hampa itu tanpa kamu.
Perjalanan rinduku bahkan belum berakhir...begitu banyak hal yang takkan bisa dibayangkan yang hanya bisa dirasakan. Merindukanmu itu seperti berkelana ke setiap ujung dunia.
Senin, 23 Januari 2012
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)








0 komentar:
Poskan Komentar